• MTS NEGERI 10 INDRAMAYU
  • Belajar bisa membuatmu jadi sosok yang penuh prestasi

Tidak Semua Anak Mesti Sama ...

Pendidikan ialah suatu proses pembelajaran yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern dan lebih tahu.

Pendidikan bertujuan untuk menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendirimemotivasi dirikita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Pendidikan merupakan hal utama yang harus diperoleh oleh setiap anak bangsa. Karena dengan pendidikan bangsa kita dapat menumbuhkan tunas-tunas bangsa yang lebih baik lagi untuk membangun negara kita agar semakin maju. Kurikulum yang terus diperbaharui menghasilkan kegiatan belajar mengajar yang baru juga. Mulai dari proses belajarnya, proses pemahamannya dan cara mempraktekannya didunia nyata.

Pada dasarnya seluruh anak bangsa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan potensi yang bisa terus menerus dikembangkan. Hanya saja, dalam pembelajaran disekolah siswa dituntut untuk menguasai segala bidang mulai dari hitungan sampai hafalan. Siswa dituntut untuk ahli disemua bidang-bidang tersebut. Padahal, Secara umum potensi diri yang ada pada setiap manusia dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu :

  1. Potensi Fisik ( Psychomotoric )

Merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup. Misalnya mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar dan lain-lain.

  1. Potensi Mental Intelektual ( Intellectual Quotient )

Merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia ( terutama otak sebelah kiri ). Fungsi potensi tersebut adalah untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.

  1. Potensi Sosial Emosional ( Emotional Quotient )

Merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia ( terutama otak sebelah kanan ). Fungsinya antara lain untuk mengendalikan amarah, bertanggungjawab, motivasi dan kesadaran diri.

  1. Potensi Mental Spiritual ( Spiritual Quotient )

Merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan di luar ego. Secara umum Spiritual Quotient merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan keimanan dan akhlak mulia.

  1. Potensi Daya Juang ( Adversity Quotient )

Merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan daya juang tinggi. Melalui potensi ini, seseorang mampu mengubah rintangan dan tantangan menjadi peluang.

 

Sehingga, tidak semua murid memiliki kemampuan yang baik dalam setiap bidang. Sebagai contoh : Budi adalah seorang murid MTs yang pandai dalam hitungan. Ia mampu berhitung dengan cepat. Tetapi, disisi lain Budi memiliki kekurangan yaitu proses menghafalnya yang begitu lamban. Untuk menghafal nama-nama kulit bumi saja ia kesulitan. Lalu contoh lain ada teman Budi yaitu Tiara. Budi dan Tiara adalah siswa MTs yang sekelas. Tiara begitu lamban dalam hitungan dan kurang teliti dalam mengalikan angka-angka yang diberikan gurunya. Tapi disisi lain, Tiara bisa mampu menghafal sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang sudah dijelaskan oleh gurunya. Tiara juga mampu menambahi kekurangan dalam kisah sejarah yang gurunya ceritakan dalam Kegiatan Belajar Mengajarnya. Dalam hal ini, sebaiknya para pembimbing harus bisa memaklumikelebihan dan kekurangan pada masing-masing anak. Karena setiap anak memiliki kemampuannya masing-masing. Dengan kata lain, para pembimbing sebaiknya tidak menuntut secara berlebihan. Cara lain agar metode pembelajaran tidak membosankan adalah dengan mengubah metode pembelajaran yang tidak harus selalu text book. Jadi bisa diselingi dengan permainan di dalam kelas dan di luar kelas sehingga pikiran anak menjadi lebih fresh, tenang, dan terkendali.

Pada jam tertentu otak kita akan merasa jenuh dan lelah sehingga dampak yang ditimbulkan adalah anak-anak menjadi ngantuk dan tidak tertarik untuk belajar lagi. Apalagi dengan tambahan tuntutan mereka harus menguasai setiap bidang dan mata pelajaran di sekolahnya. Sedangkan, ada banyak cara untuk mengasah kemampuan mereka sehingga kemampuan dan potensi-potensi mereka tersalurkan pada sasaran yang tepat. Contoh lain adalah : ketika salah seorang anak menyukai seni lukis kemampuan tersebut harus diasah dan didalami sehingga ia faham bagaimana menghasilkan karya yang indah. Dalam hal ini, orang tua juga dituntut perannya dalam proses pembentukan karakter anak, orang tua juga sebaiknya mendukung pilihan anak jika hal tersebut adalah hal positif. Anak juga harus diayomi sehingga mereka mendapatkan rasa sayang dan dukungan dari pihak keluarganya.

Otak juga butuh stimulasi agar tidak lelah saat bekerja. Berbagai cara bisa dilakukan untuk melatih otak, misalnya saja dengan belajar bagi terutama untuk para siswa, menganalisis, diskusi, mengisi TTS, menulis, bermain rubik dan tentu saja nge-blog jangan dilewatkan. Bahkan ada pihak yang memang sengaja membuka pusat latihan otak. Tujuannya selain untuk kecerdasan juga untuk meningkatkan kemampuan otak sehingga menjadi lebih efektif ketika digunakan untuk aktivitas-aktivitas yang memerlukan pikiran lebih. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan para siswa bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik. Dan bisa meraih hasil yang maksimal dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Karena banyak ditemui, dengan kurangnya rasa nyaman pembelajaran disekolah murid-murid lebih memilih bolos sekolah dan kumpul bersama-temannya yang tidak ada manfaatnya. Kumpul-kumpul tersebut justru menhasilkan hal negatif. Seperti pergaulan bebas dan persebaran Kelompok tawuran.

 

 Mengajar merupakan kegiatan membantu peserta didik memeperoleh
informasi, ide, keterampilan, nilai, serta cara berfikir. Pembelajaran adalah
upaya untuk membelajarkan peserta didik, dalam pembelajaran tedapat
kegiatan memilih, menetapkan, mengembangkan metode untuk mencapai hasil
pebelajarn yang diinginkan. Seorang guru harus mampu menyesuaikan dengan
semua kondisi dalam kegiatan pembelajaran, termasuk memahami kondisi
peserta didik dalam berbagai hal, kondisi fisik, psikologis, kecerdasan dasar,
dan tingkat imajinasi anak. Karena itu, jika semua hal tersebut dapat dikuasi
oleh guru secara baik, maka konsep pembelajaran “ bagaiaman membelajarkan
peserta didik “ bukan pada apa yang dipelajari peserta didik akan mudah
dicapai oleh seorang guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran.

Kemampuan berimajinasi pada seorang anak biasanya akan dituangkan
atau diungkapkan dalam bentuk tindakan nyata atau melalui ungkapan kata-
kata meskipun kadang kala anak tersebut belum dapat memahami makna yang
sebenarnya. Sebagai contoh, anak –anak yang sering menonton film kartun
Islami, mereka dapat melihat secara tepat dan kebanyakan anak-anak akan
meniru serta mempraktikkan apa yang dilihatnya dalam film tersebut, bahkan
ada yang mampu mengungkapkan kembali kisah cerita dari film tersebut, hal
ini merupakan salah satu bukti bahwa imajinasi anak akan ikut terbawa dengan
keadaan dan pengaruh yang diterimanya dalam keseharianya, artinya respon
anak terhadap ligkungan sebagai bentuk interaksi anak, mempengaruhi
kemampuan imajinatif mereka dalam mengngkapkan kata-kata atau bercerita.
b. Peran guru terhadap perkembangan imajinasi anak
Guru menjadi motivator utama dalam segala hal, salah satunya, guru
harus menjadi perancang dan pengarah untuk berkembangnya imajinasi anak-
anak dari potensi imanjinatif dasar yang dimiliki oleh seorang anak. Imajinasi
merupakan alat bantu pikiran yang berfungsi untuk memahami atau
menyusun sebuah idea tau konsep, dengan demikian imajinasi punya daya
dorong sendiri, kemampuan imajinasi untuk memeperkuat tampilan fakta di
dalam sastra atau sebuah gambar, maupun sesuatu yang difikirkan oleh

Kemampuan imajinasi pada dasarnya dimiliki oleh setiap manusia,
namun memilki kemampuan yang berbeda, seorang anak memiliki
kemampuan dasar untuk berinspiratif dengan baik, jika anak tersebut sudah
dibiasakan atau dilatih dengan tepat, maka kemampuan berimajinatif seorang
anak akan terlihat dari cara berbicara anak tersebut, tetapi kadang kala ada
anak yang tidak suka berbicara padahal dia punya imajinasi yang kuat untuk
mengungkapkan sesuatu, maka guru secara psikologis perlu memperhatikan
dan mempelajari karakteristik anak, agar guru dapat mengenal dengan baik
tipe-tipe yang di miliki oleh seorang anak, Sehingga guru mampu masuk ke
dunia anak dan dengan mudah baginya untuk mengenal dan membangkitkan
imanjisi anak.
Dalam undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan
Nasional pasal 39 ayat 2 menyebutkan ; pendidik merupakan tenaga tenaga
profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses
pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan
pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengambidan kepada masyarakat.
Maka jika kita merujuk kepada tugas dan fungsi profesionalnya, guru sebagai
pendidik tidak dapat dipisahkan dari interaksi dengan peserta didik yang
mempunyai potensi yang beragam, untuk itu pembelajaran hendaknya lebih
diarahkan pada proses belajar kreatif dengan menggunakan proses berfikir
divergen yaitu proses berfikir ke macam-macam arah dan menghasilkan banyak
alternatif penyelesaian. Dan proses berfikir konvergen, yaitu proses berfikir
mencari jawabn tunggal yang paling tepat.5 Maka bagaimana seharusnya
seorang guru pada tingkat pendidikan kanak-kanak dapat menggunakan
kedua proses berfikir tersebut agar mamapu membangkitakan semangat belajar
dan mengembangkann imajinasi anak didiknya, dalam hal ini guru dapat

menggunakan pendekatan–pendekatan khusus dalam proese pembelajaran
diantaranya:
1. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bermain dan
berkratifitas,
2. Memberi suasan aman dan bebas secara psikologis,
3. Menerapkan disiplin yang tidak kaku, peserta didik boleh mempunyai
gagasan sendiri dan dapat berpartisipasi secara aktif,
4. Memberi kebebasan berfikir kreatif dan partisipasi secara aktif.

Tugas utama guru dalam pembelajaran adalah mengantarkan peserta didik pada
prestasi terbaiknya sesuai dengan potensinya. Jadi hal pertama yang perlu
dipahami adalah bagaimana karakteristik peserta didik asuhannya dan cara
mengembangkan potensinya. Informasi mengenai karakteristik peserta didik
dalam berbagai aspek menjadi satu acuan dalam menentukan kedalaman dan
keluasan materi sehingga sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Berdasarkan pemahaman tersebut guru perlu bekerja keras dan kreatif untuk
mengeksplorasi berbagai upaya baik dalam bentuk media, bahan ajar, dan metode
pembelajaran untuk memfasilitasi peserta didik secara tepat dan kreatif sehingga
sesuai dengan perkembangan mereka termasuk gaya belajarnya.


Guru diharapkan dapat memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi
peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan;
mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan
keragaman karakteristik peserta didik, menganalsiis permasalahan
perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan
pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik. Guru juga
diharapkan dapat memahami konsep potensi peserta didik dan
pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi
pengembangan potensi peserta didik.

By : NdyKoja

Komentar

Mksh infonya ,sangat bermanfaat sekali terutama buat saya pribadi

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MTs Negeri 10 Indramayu Raih juara 1 Tenis Meja HUT PGRI tingkat Kecamatan Losarang Tahun 2022

Neluhyu.news — Tim Tenis Meja ganda putra MTs Negeri 10 Indramayu berhasil meraih juara 1 dan 2 setelah di Partai Final Terjadi sesama  MTs Negeri 10 Indramayu, Senin-selasa

26/11/2022 06:02 - Oleh Administrator - Dilihat 11 kali
UPACARA HARI GURU NASIONAL TAHUN 2022 DI MTS NEGERI 10 INDRAMAYU

Neluhyu.news.Dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 November, MTs Negeri 10 Indramayu melaksanakan upacara bendera di halaman Madrasah, Jum&rsquo

26/11/2022 05:20 - Oleh Administrator - Dilihat 5 kali
Pemberian Reward Kepada Siswa Berprestasi MTs Negeri 10 Indramayu

Neluhyu.news, senin, 07 November 2022, bertempat di Musholla At Tana’im MTs Negeri 10 Indramayu, dilaksanakan kegiatan Pemberian Penghargaan/reward kepada siswa berprestasi. Pen

09/11/2022 10:37 - Oleh Administrator - Dilihat 14 kali
PURNA BHAKTI BUKAN AKHIR AKTIVITAS

(Neluhyu), Senin, 18 Juli 2022, bertempat di ruang guru MTs Negeri 10 Indramayu dilangsungkan acara pelepasan dan tali kasih sebagai bentuk kasih sayang MTs Negeri 10 Indramayu kepada p

19/07/2022 10:41 - Oleh Administrator - Dilihat 51 kali
SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK BARU

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh Anak anakku peserta didik MTs Negeri 10 Indramayu  yang berbahagia, Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Alla

17/07/2022 23:51 - Oleh Administrator - Dilihat 42 kali
Penggunaan Presensi di MTsN 10 Indramayu

Sejak revolusi industri 4.0 digaungkan ke seluruh Indonesia, istilah absen online juga ikut populer. Namun, sebelum membahas lebih dalam tentang sistem absensi online, sangat penting un

03/03/2022 19:34 - Oleh Administrator - Dilihat 84 kali
Melestarikan Budaya Ke Arifan Lokal

Menindak Lanjuti Surat edaran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramyu No. B0461/Kk.10.12/KP.01.2/02/2022 pertanggal 21 Februari 2022 Tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai Kement

24/02/2022 20:11 - Oleh Administrator - Dilihat 389 kali
GERAKAN MADRASAH RAMAH ANAK

Penyelenggaraan Deklarasi Madrasah Ramah Anak dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Hal itu merupakann wujud gerakan pendidikan yang memberikan kenyamanan dalam pembelajaran, sehing

11/02/2022 15:50 - Oleh Administrator - Dilihat 197 kali
PERSAMI MTsN 10 INDRAMAYU 29-30 Januari 2022

Sahabat masih ingat dengan acara Perkemahan PERSAMI bukan? Membuat rindu ya? Supaya Sahabat semakin merasakan kerinduan dari kegiatan Persami, TUJUAN KEGIATAN PERSAMI  (Perkemahan

30/01/2022 02:46 - Oleh Administrator - Dilihat 204 kali
Kegiatan Pembiasaan Sholat DHUHA

Pembiasaan shalat Dhuha yang dilaksanakan peserta didik MTsN 10 Indramayu semester Ganjil. Kegiatan dilaksanakan sebelum memulai pembelajaran yaitu pukul 06.400 sampai dengan 07.20 Wi

27/01/2022 09:00 - Oleh Administrator - Dilihat 109 kali